}
Atasi Sakit Punggung Bagian Bawah
Tips

Atasi Sakit Punggung Bagian Bawah

by Pohan
Mon, 26-Oct-2015

Sakit punggung bagian bawah bisa menghambat aktivitas. Cara yang praktis untuk mengatasinya minum obat penghilang rasa nyeri. Tapi nggak mungkin terus menerus mengonsumsi obat-obatan karena bisa berbahaya. Perhatikan hal-hal di bawah ini untuk mengatasi sakit punggung bagian bawah:

1. Jangan membungkuk

Salah satu penyebab paling umum nyeri punggung adalah posisi duduk yang salah. Usahakan posisi duduk tidak membungkuk.

2. Luangkan waktu untuk berolahraga

Olahraga bisa mencegah berbagai macam penyakit termasuk sakit punggung. Otot inti kamu menjadi kuat, dan sirkulasi darah pun lancar.

3. Tidak ada obat yang ajaib

Setelah melihat iklan obat, kamu berpikir semua akan selesai dalam sekejap. Obat hanya pereda rasa sakit. Jangan tergantung pada obat-obatan.

4. Berhenti fokus pada diagnosis tertentu

Sakit punggung tidak dapat dilokalisasi pada satu struktur atau masalah khusus. Bahkan tidak ada tes dengan akurasi 100%.

5. Hindari angkat benda berat

Usahakan tidak mengangkat benda yang berat. Salah satu penyebab sakit punggung karena sering mengangkat benda berat.

6. Jangan membungkuk

Membungkuk ke depan bisa menyebabkan nyeri otot. Imbangi posisi badan agar tidak membungkuk dan tidak juga bersandar lama.

7. Jangan percaya cerita orang lain

Berhenti mendengarkan cerita-cerita menakutkan terkait masalah sakit punggung dari orang lain. Lebih baik segera periksa ke dokter. Kalau kondisi punggung serius, operasi bisa jadi solusinya. Semoga kamu tidak.

8. Berhenti mencoba perawatan pasif

Obat hanya pereda rasa sakit sementara. Berkunjunglah ke ahli terapi fisik. Mungkin bisa membantu menentukan olahraga terbaik sesuai kondisi.

9. Berhenti merokok

Tidak cukup satu halaman menyebutkan satu persatu bahaya merokok. Beberapa studi juga menunjukkan bahwa merokok adalah salah satu penyebab sakit punggung.

10. Jangan menunggu rasa sakit pergi

Jika kamu merasakan sakit punggung selama lebih dari satu atau dua minggu, periksalah ke dokter atau ahli terapi fisik. Jangan mengandalkan tukang pijit. [][teks @pohanpow/physicaltherapy.about.com | foto berbagai sumber]