}
Tips Mencuci Baju Batik
Tips

Tips Mencuci Baju Batik

by Pohan
Tue, 07-Apr-2015

Sejarah, keunikan motif, serta cara pembuatan batik menjadikannya warisan yang istimewa. Baju batik tak lagi identik dengan pakaian yang diperuntukkan orang tua atau resmi untuk acara besar. Kini sebagian pekerja kantor di ibukota sudah terbiasa menggunakan baju batik setiap hari Jumat. Anak muda pun gemar memadu-padankan baju batik dengan gaya kasual. 

Berikut tips mencuci baju batik supaya tidak luntur:

>> Jika tidak terlalu kotor, rendam baju batik menggunakan air hangat saat mencuci. Namun apabila baju kotor terkena noda makanan atau minyak, hilangkan dengan sabun mandi atau kulit jeruk. Caranya, usapkan sabun mandi atau kulit jeruk pada bagian yang kotor perlahan sampai hilang. Bersihkan bagian yang kotor saja. Setelah bersih, rendam baju batik dengan air hangat.

>> Usahakan tidak menggunakan sabun deterjen saat mencuci batik. Deterjen mengandung senyawa petrokimia, bisa mengikis warna pada baju batik. Cara lain gunakan shampo rambut atau gunakan produk khusus seperti klerak [dijual di toko maupun toko batik]. Hindari mesin pengering yang bisa membuat baju batik rusak.

>> Jemurlah baju batik di tempat teduh dan berangin. Sebaiknya tidak menjemur baju batik di tempat yang langsung terkena sinar matahari sebab bisa mengakibatkan warna kain cepat memudar.

>> Setrika baju batik pada bagian dalam saja. Jika bagian luar cukup kusut, lapisi dengan kain bersih terlebih dahulu sebelum disetrika. Saat menyetrika hindari penggunaan cairan pengharum karena bisa merusak warna corak batik pada baju tersebut.

>> Simpan baju batik di lemari. Caranya boleh digantung menggunakan hanger atau dilipat saja. Namun idealnya adalah digantung. Hindari pemakaian kapur barus secara langsung ke baju batik. Solusi agar lemari bebas rayap, bisa menggunakan meirca atau lada yang dibungkus tisu, dan letakkan di pojok-pojok lemari. [][teks @pohanpow/batikfilosofia.com | foto batikjirolupat.com]