}
Cara Praktis Bikin  Video Tutorial
Tips

Cara Praktis Bikin Video Tutorial

by Pohan
Fri, 10-Apr-2015

Selain menyuguhkan informasi, video tutorial bisa jadi 'lahan basah' untuk meraih penghasilan. Syaratnya, video tersebut menampilkan visualisasi yang baik dan dapat menarik perhatian penonton.

Tapi terkadang, ada beberapa video tutorial yang sulit dipahami karena lebih banyak penjelasannya dengan teks. Padahal video tutorial seharusnya bisa mempermudah kita  menyerap informasi mengenai penggunaannya. Berikut adalah langkah-langkah agar bisa kita bisa membikin video tutorial secara praktis. 

1. Cari Mikrofon Terbaik
Disarankan menggunakan USB Microphone untuk merekam suara. Mikrofon yang sudah dilengkapi dengan filter pop biasanya mampu mengurangi vocal popping dan sibilance untuk hasil terbaik pula.
 
2. Gunakan Aplikasi/Software

Ada banyak pilihan software yang bisa membantu untuk merekam aktivitas sekaligus mempermudah tahap editing. ScreenFlow untuk pengguna Mac dan Camtasia untuk pengguna Windows boleh jadi pilihannya.

3. Tulis Rencana
Menuliskan rencana tutorial sangat penting. Ini sebagai panduan dalam pembuatan video agar fokus pada materi dan jelas alurnya. Buat penjelasan dan tips secara rinci supaya hasilnya tidak membuat penonton bingung.
 
4. Pilih Materi yang Menarik
Setelah menyiapkan perangkat, pikirkan apa saja yang ingin disampaikan dalam video tutorial. Jangan mengulang penjelasan video tutorial orang lain dengan gaya berbeda. Lebih baik ciptakan tutorial baru berdasarkan skill yang ada.
 
5. Latihan Sebelum Rekaman

Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan selama proses perekaman video tutorial, lakukan latihan sebelum rekaman. Kuasai materi yang akan disampaikan Latihan untuk mematangkan materi dan rekaman pun jadi lancar.
 
6. Siapkan Latar Desktop
Foto member JKT48 pada desktop kemungkinan bisa menganggu konsentrasi penonton saat melihat video tutorial yang tidak membahas seputar mereka. Ganti saja dengan latar yang netral, tapi tetap sesuai dengan materi.

7. Sampaikan Tujuan dan Pamerkan Hasilnya
Ide yang baik biasanya menunjukkan hasil akhir dan menjelaskan tujuan tutorial secara langsung pada tahap pendahuluan. Ini membantu agar penonton paham yang dibicarakan, dan menjaga mereka tetap bersemangat menonton tutorial.

8. Jelaskan Kesalahan yang Mungkin Saja Terjadi

Awali tutorial dengan beberapa pertanyaan. Adakalanya penonton yang menyaksikan video tutorial buatan kita menirukan yang kita jelaskan. Jadi, coba pahami tutorial hingga mereka pun bisa mengerti.

9. Jadi Diri Sendiri
Penonton akan merasa bosan melihat video tutorial dengan suara yang monoton. Sampaikan dengan apa adanya. Jadi diri sendiri bisa membangun penonton yang setia.

10. Post-Production
Untuk menyempurnakan tampilan video tutorial, tambahkan jingle, subjudul sebagai informasi tambahan, zoom, shortcuts, dan apa saja yang membuat tampilan lebih mudah dan menyenangkan. 

Last but not least, simpan hasil video dalam format yang seharusnya. Jangan sampai resolusi tidak sesuai dengan tempat untuk mengunggah, seperti di YouTube, Vimeo, atau platform lainnya yang menawarkan resolusi tinggi. [][teks @pohanpow/creativebloq.com | foto websitex5.com, worldapks.com]