}
Ban Bocor di Jalan? Jangan Panik!
Tips

Ban Bocor di Jalan? Jangan Panik!

by Pohan
Thu, 09-Apr-2015

Ban bocor atau pecah saat mengemudi pasti bikin kita panik. Apalagi kalau nyetir sendirian. Nah, sebelum itu terjadi, kita harus selalu siap sedia 'peralatan perang' yang lengkap, seperti dongkrak, kunci roda, dan sebagainya.

Daripada nanti ketiban sial, seperti susah minta bantuan karena pulsa abis, bengkel jauh, atau cuma lihat mau googling padahal kuota data lagi nol, ya lebih baik antisipasi jadi montir dadakan. 

Yuk, simak langsung  apa saja yang harus dilakukan saat ban bocor/pecah dan alat apa saja yang kita perlukan. 

Apa persiapan untuk keamanan mobil saat ban bocor/pecah?

  • Parkirlah di sisi jalan atau cari tempat yang rata dan agak luas.
  • Pastikan mobil tidak bergerak. Jika mobil menggunakan transmisi manual tempatkan transmisi pada gigi 1 atau R [reverse] dan tariklah rem tangan. Jika mobil Anda bertransmisi otomatis, tempatkan pada posisi P [parking].
  • Jika mobil berada pada tanjakan, tempatkan ganjal pada ban mobil dengan benda keras seperti batu atau kayu.
  • Nyalakan lampur hazard dan tempatkan segitiga pengaman beberapa meter di belakang mobil.
  • Jika di mobil terdapat buku manual, bacalah buku tersebut karena banyak informasi penting yang akan sangat membantu.

Apa saja alat yang diperlukan untuk mengganti ban mobil?

  • Ban Cadangan. Sebaiknya gunakan ban cadangan sebagai antisipasi kalau yang dipakai bocor.
  • Kunci Roda. Dapat digunakan juga kunci lain selama ukurannya sama dengan baut ban mobil.
  • Dongkrak Mobil. Dongkrak portable yang umum tersedia pada mobil sangat cocok dipakai pada saat darurat.

Bagaimana cara kerja mengganti ban mobil?

  • Buka penutup roda. Jika agak sulit cungkil penutup dengan menggunakan obeng.
  • Kendorkan baut-batu roda menggunakan kunci roda dengan memutar berlawanan arah jarum jam. Kendorkan dengan pola bersilang, misalnya, ada 4 buah baut, kendorkan baut atas, lalu bawah, kiri dan kanan. Baut cukup dikendorkan, jangan sampai terlepas dulu.
  • Pasang dongrak mobil pada posisi yang dianjurkan oleh buku manual. Jika tidak memiliki buku manual, carilah sebuah cekungan [atau tonjolan] kecil atau semacam tanda di bagian bawah mobil. Cekungan [atau tonjolan] ini umumnya berada sedikit di belakang roda depan dan di depan roda belakang. Cekungan [atau tonjolan] ini umumnya telah dimiliki mobil-mobil saat ini.
  • Pastikan dongkrak pada posisi tegak lurus dengan tanah, lalu naikkan dongkrak hingga roda terangkat dan mudah dilepas nantinya. Jika saat menaikkan dongkrak posisinya terlihat tidak stabil, turunkan dulu, dan perbaiki masalahnya.
  • Setelah itu, lepaskan semua baut roda dan kumpulkan baut pada satu tempat.
  • Tariklah ban keluar perlahan dari dudukannya dan letakkan pada posisi tidur. Jika ban mobil terasa terlalu berat cobalah cari bantuan orang sekitar.
  • Tempatkan ban cadangan pada posisinya dan doronglah masuk sambil menggoyangnya perlahan. Pastikan posisinya sudah pas dan tepat saat memasukkannya.
  • Pasang kembali baut, putarlah searah jarum jam dengan jari tangan hingga terasa sudah mentok. Baut jangan dikencangkan dulu. 
  • Turunkan dongkrak hingga roda sepenuhnya menyentuh tanah.
    Kencangkan semua baut dengan pola bersilang. Putarlah searah jarum jam dengan kunci roda. Pastikan baut telah kencang dengan menempatkan kunci roda secara horisontal dan coba pijaklah batang kunci roda dengan kaki.
  • Setelah selesai, tempatkan ban yang bocor atau kempes di tempat penyimpanan ban cadangan tadi. [][teks @pohanpow/tips-tricks-at.blogspot.com | foto istimewa]