}
Tips Berkendara di Banjir
Tips

Tips Berkendara di Banjir

by Dedi
Mon, 22-Feb-2016

Curah hujan yang deras akhir-akhir ini membuat ruas-ruas jalan mulai digenangi banjir, dan untuk yang terpaksa melibasnya, berikut tips dari offroader nasional, Julian Johan:

1. Tak perlu mengebut saat mengemudi di banjir untuk menghindari cipratan air berlebih di ruangan mesin yang akan membuat mobil mogok.

2. Selain itu, semakin keras Anda menginjak gas, maka filter udara akan semakin kuat menyedot udara yang berpotensi menghisap air dari luar.

3. Beban mobil menjadi lebih berat saat menerjang banjir karenanya paling aman memakai gigi satu. Untuk mobil matic, dapat pindah ke L atau `satu`.

4. Anda tidak perlu meresahkan knalpot kemasukan air. Karena knalpot tidak akan bisa kemasukan air selama mesin tetap menyala.

5. Jika memungkinkan, hindari berhenti di tengah-tengah banjir. Karena ketika mobil berhenti, maka permukaan air di ruang mesin akan semakin tinggi.

6. Mobil bermesin diesel lebih aman untuk menerjang banjir jika dibandingkan dengan mobil bermesin bensin karena mesin disel lebih bersifat anti air atau waterproof.

7. Selalu siaga dan cermati sekitar Anda. Kadang yang membuat mobil Anda mogok justru terjangan ombak air dari mobil di sebelah atau di depan Anda.

8. Setelah melewati genangan, jangan langsung tancap gas karena kondisi rem masih sangat licin sehabis terendam air dan beresiko blong.

9. Keringkan rem lebih dulu dengan dengan melakukan rem kecil berulang sampai rem terasa kembali menggigit.

10. Bagi mobil manual, usahakan hindari menginjak kopling saat berada di genangan banjir yang beresiko membuat air masuk ke transmisi dan merusakannya.

11. Jika belum terbiasa dengan jalan yang dilewati, usahakan melintas di tengah jalan untuk menghindari lubang atau selokan yang tertutup banjir. [][teks @dd_sarwono, metrotvnews.com | foto viva.co.id]