}
Fotografi Saat Hujan
Tips

Fotografi Saat Hujan

by Pohan
Thu, 03-Mar-2016

Pernah liat foto temanmu sedang menangis di media sosial? Dia pasti kurang perhatian supaya orang sedunia musti tau. Jangan ditiru guys! Daripada pamer kesedihan, mending sekarang kita menghasilkan foto tetesan air hujan yang cuantik..

Sebelum memotret persiapkan payung supaya kamu nggak keujanan. Praktisnya sih, kamu pake aja jas hujan biar bebas gerak. Nggak hanya kamu yang butuh perlindungan, tapi si kamera juga. Gunakan jas hujan khusus kamera [contohnya di bawah ini]:


Kecepatan adalah kunci memotret kala hujan

Kunci untuk memotret kala hujan adalah kecepatan shutter [rana]. Apabila menggunakan kecepatan yang terlalu lambat, tetesan hujan akan hilang. Jika ingin menangkap tetesan air hujan, kamu harus menggunakan kecepatan rana putaran 1/1000 detik. Sementara kecepatan yang lebih lambat sekitar 1/125 detik untuk merekam air hujan yang jatuh dengan sedikit efek blur. Kalau kamu memotret dalam kondisi terang, atur ISO 800 atau di atasnya. Dalam kondisi cuaca yang tidak mendukung, kamu bisa menggunakan flash untuk 'membekukan' hujan. Inilah tips memotret kala hujan:

1. Gunakan lensa yang tepat

Jauhkan kamera dari objek foto untuk menghindari lensa dari terkena cipratan air hujan. Sebaiknya gunakan lensa long-focus.

2. Hasilkan foto blur

Atur kecepatan rana seperti gambar di atas pada kamera untuk mendapatkan efek foto blur.

3. Hasilkan foto freeze


Atur kecepatan rana seperti gambar di atas pada kamera untuk mendapatkan efek foto freeze. Dalam kondisi cuaca terang, atur ISO 400 atau lebih tinggi. [][teks @pohanpow/digitalcameraworld.com | foto dok creepypasta.wikia.com]