}
Membedah Kambing Qurban
Tips

Membedah Kambing Qurban

by Hagi
Tue, 06-Sep-2016

Hari Raya Idul Adha sebentar lagi. Sudah siap mengolah daging qurban? Nah, berikut ini urutan pengolahan kambing ya.

1. Setelah disembelih, kambing digantung dalam posisi terbalik, agar darahnya keluar semua. Kepala dipisahkan dari badannya.

2. Sembari menunggu darah turun, kambing mulai dikuliti. Mulailah dari bagian kaki belakang, dan akhiri di kaki depan.

3. Setelah dikuliti, mulailah membedah perut kambing. Keluarkan seluruh jeroannya: jantung, paru-paru, limpa, lambung, hati, dan ususnya.

4. Cuci bersih semua bagian, terutama perut dan ususnya. Hati-hati empedunya pecah ya.

5. Usai mengeluarkan jeroan, daging kambing mulai disayat besar-besar, untuk kemudian dipotong kecil-kecil.

6. Daging yang paling enak untuk dijadikan steak atau sate adalah bagian pahanya.

7. Cara memotong yang baik adalah dengan melintang urat. Gunanya agar daging tidak alot dan lebih mudah mengunyahnya.

8. Ohya, buat yang suka, silakan sisihkan torpedo kambing, untuk disate atau disop.

9. Untuk kepala dan kaki, hilangkan seluruh bulu dengan cara merendam di air mendidih atau dibakar di atas api, kemudian dibersihkan dengan silet.

10. Setelah bersih, kaki bisa mulai dipotong-potong untuk sop atau gule.

11. Begitu juga dengan kepala. Perlu ketelitian untuk membongkar kepala kambing, agar otaknya tidak rusak.

12. Untuk mengolah kulit kambing, cuci bersih dan hilangkan daging-daging yang masih menempel di kulit. Gunakan pisau tajam, tetapi hati-hati ya.

13. Setelah dicuci, tiriskan kulit kambing dengan cara digantung dan diangin-angin selama 30 menit.

14. Jemur kulit kambing dengan cara dipentang sampai kering dan mikroba tidak dapat tumbuh kembali.

15. Kulit kambing dapat digunakan sebagai bedug, jaket, aksesori, atau keperluan lain.

16. Nah, kini yang tersisa adalah tulang-tulangnya. Asik buat penyedap sop dan gule nih. Sumsumnya itu lho, pasti slurp deh. [][teks @evaevilia | ilustrasi Rian Saputra]