}
Memilih Mainan Buat Anak
Tips

Memilih Mainan Buat Anak

by Yogira
Wed, 28-Sep-2016

Setiap anak perlu mainan. Tapi tidak semua mainan cocok untuk anak-anak, terutama anak dalam masa pertumbuhan, berusia 1-6 tahun. Dalam soal memilih mainan, tentu orangtua harus cermat memperkenalkannya.

Nah tips ini bisa jadi bahan pertimbangan, sebagai rekomendasi untuk orangtua yang hendak memilihkan mainan untuk anak.

#1. Mainan anak sesuai usia

Anda bisa memperhatikan label pada mainan, berupa kategori usia yang cocok untuk anak.

#2. Berukuran besar

Setidaknya untuk anak berusia hingga 3 tahun dan berukuran lebih besar draipada mulutnya.

#3. Gampang dicuci/dibersihkan

Mainan yang gampang dicuci bisa menghilangkan kuman/bakteri karena anak bisa saja memasukan mainan pada mulutnya.

#4. Hindari mainan berbahaya

Misalnya, mainan senjata, yang bisa menembak otomatis atau bertepi tajam, juga mainan berbahan zat kimia berbahaya.

#5. Mainan harus sesuai fase usia anak

Ada 3 fase usia anak yang umum sesuai dengan kemampuan otak dan emosi mereka.

Fase 0-2 tahun. Usia ini didominasi kemampuan sensor motorik. Yang cocok adalah mainan berwarna mencolok

Fase 3-6 tahun. Pada usia ini anak mulai tertarik berekplorasi. Maka mainan yang cocok adalah yang bersifat petualangan.

Fase prasekolah. Pada fase ini, anak biasanya membutuhkan jenis permainan kerjasama dan menguji sosialisasi.

Fase usia sekolah. Mainan yang cocok untuk anak pada fase ini adalah yang merangsang kreativitas dan ketangkasan.

Nah, dengan panduan ini, semoga orangtua merasa aman memilihkan mainan untuk anaknya sekaligus bisa merangsang pertumbuhan jiwanya.  [][teks @firza/berbagai sumber | foto sciencenews.org, theatlantic.com]