}
Jauhkan Perkataan Negatif dari Anak
Tips

Jauhkan Perkataan Negatif dari Anak

by Pohan
Mon, 04-May-2015

Sebagian orangtua tidak sadar bahwa perkataan negatif seperti, "kamu bodoh banget sih!" bisa mengganggu mental anak. Orangtua seharusnya menanamkan konsep diri positif pada anaknya.

“Caranya dengan memuji anak, cantik, bersih, pintar, atau dengan memotivasi anak bahwa ia bisa, dan ini harus dilakukan pada usia sedini mungkin,” jelas psikolog DR. Reni Akbar Hawadi dalam tulisannya di tabloid Ibu & Anak.

Umumnya, anak belum “menangkap”, memahami anggapan tersebut. Saat anak memasuki sekolah dasar, ia berinteraksi dengan orang lain dan kesadarannya baru muncul. Kata-kata maupun anggapan orang lain bisa 'menyadarkannya'.

Menurut Reni, yang membentuk konsep diri pada anak adalah siginificant other, yakni orang-orang yang dianggap penting, seperti: ayah dan ibunya atau orang yang mengasuh maupun merawatnya, termasuk gurunya, dan sahabat dekatnya.

Orangtua harus campur tangan membantunya sedikit demi sedikit menanamkan kembali konsep diri positif anak. Lantas, bagaimana caranya?

1. Pujian Konsisten
Saat anak melakukan hal baik, berikan pujian yang konsisten, puji saat itu juga. Apabila nilai pelajarannya bagus, berikan hadiah kecil.

2. Abaikan Perilaku Negatifnya
Jangan terburu-buru menyalahkan perilaku anak yang over. Beri kesempatan agar ia bisa memperbaikinya.

3. Beri Solusi
Memberikan jalan keluar atas kesalahannya atau masalahnya, ini dapat membantu anak meningkatkan konsep diri positif, "aku bisa benar juga kok."

4. Tingkatkan Skill Anak
Skill [keterampilan-red] yang anak miliki sangat membantu membentuk dan mengembalikan citra dirinya. [][teks @pohanpow/anakbersinar.com | foto courtesy of discoveryeye.org, essentialkids.com.au]