}
Makanan Pengurang Keringat
Tips

Makanan Pengurang Keringat

by Pandu
Thu, 07-May-2015

Ketika berjejalan di dalam transportasi umum yang sesak, pernahkah kamu mencium bau keringat tak sedap? Atau malah kamu yang menularkan bau memusingkan itu? Tutup hidung!

Suhu di Jakarta bisa mencapai 39-40 C. Belum ditambah efek asap kendaraan dan keringnya udara. Fiuuh, panasnya pol banget! Bisa mandi keringat kita semua.

Brasil mirip dengan Indonesia, terlintasi garis khatulistiwa. Jadi, kerasa banget udara panasnya kalau berada di kawasan padat. Penduduk Brasil tidak ingin badannya mengeluarkan aroma asem kecut akibat keringat. Maka, mereka terbiasa mandi 3 hari sekali, sehingga pemerintah melarang kebiasaan itu karena krisis air.

Bagaimana dengan kita di Jakarta? di dalam sesaknya transportasi umum ibukota yang berudara panas, banjir keringat penumpang kalau dikumpulkan setiap hari, mungkin akan melebihi air PDAM, termasuk keringat kamu. So, jangan sampai deh orang jadi terganggu dengan bau keringat kamu ya. Caranya? Coba deh konsumsi ini. 

Yoghurt
Kalsium dalam yoghurt bisa mengurangi produksi keringat lho. Manfaat kedua itu bisa mengatur suhu tubuh jadi lebih adem.

Minyak Zaitun
Setelah makan, biasanya kita berkeringat karena suhu tubuh naik saat berusaha mencerna makanan. Tambahkan minyak zaitun pada masakan agar tubuh lebih mudah mencernanya.

Oatmeal
Rendahnya kandungan lemak pada oatmeal bikin produksi keringat tubuh berkurang.

Teh Peppermint
Fungsinya sederhana, mengatur produksi kelenjar keringat serta menenangkan saraf.

Tomat
Asalkan tidak dicampur cabai, tomat bisa mengurangi panas tubuh. Soalnya tomat mengandung vitamin, kalium dan magnesium.

Semangka
Jika dihidangkan selagi dingin, buah ini ampuh sekali dalam mengurangi panas tubuh. Kandungan serat, air, dan vitamin B  juga membantu kelancaran metabolisme.

Air
Agar suhu tetap terjaga dan tidak dehidrasi, ketika musim panas nanti biasakanlah minum air dingin. [][teks @HaabibOnta | foto exmag]