}
Bikin Resolusi Tahun Baru?
Tips

Bikin Resolusi Tahun Baru?

by Dewi
Sat, 31-Dec-2016

Bah! Tiap pergantian tahun banyak banget saya dengar orang-orang bikin resolusi. “Harus kurus!”, “Harus hemat!”, “Harus naik gaji!”, “Musti hidup sehat!”. Belum juga lewat kuartal pertama biasanya udah menguap tuh janji-janji. Ayo ngaku!

Resolusi Tahun Baru itu sebetulnya bukan tradisi asli Indonesia. Dia berasal dari jaman dahulu kala. Orang Babylonia, orang Roma, membuat janji kepada para dewa. Di jaman Medieval, para ksatria bersumpah mengukuhkan kembali komitmennya pada keksatriaan. Semua intinya membuat janji akan memperbaiki diri dan melakukan lebih banyak kebaikan.

Saya bukan antipati dengan yang namanya resolusi tahun baru, saya sendiri pernah bikin janji, dan berantakan hehehe.. Tapi saya juga liat nggak sedikit orang yang resolusinya ngabur begitu aja. Mungkin karena pada saat membuat resolusi itu kita sedang terbawa suasana sehingga membuat janji-janji muluk tanpa pikir panjang. Hmmm…

Oke, tahun ini boleh coba bikin resolusi lagi. Tapi kita coba mengubah kalimatnya ya, siapa tau dengan ketiadaan kata “harus” atau “musti” dan sejenisnya, kemungkinan untuk terwujud lebih besar. Kita coba dengan bentuk pertanyaan seperti ini:

  • Apa yang paling saya inginkan dalam hidup ini?
  • Apa sih mimpi saya?
  • Apa sih yang selama ini menghalangi saya meraih mimpi saya?

Sepertinya paling pas menjawab pertanyaan-pertanyaan itu setelah hilang euphoria detik-detik pergantian tahun. Di saat kemeriahan sudah berlalu, tinggal kesenyapan yang terasa. Dan setelah tau jawabannya, tempatkan diri kita di sekitar orang-orang yang memungkinkan kita meraih harapan tadi. Orang-orang yang dapat menyemangati dan memberikan dukungannya. Serta gunakan kalimat penyemangat yang positif untuk diri kita, jangan rendahkan diri sendiri dengan kalimat yang terlalu kejam.

Nah, sudah siap beresolusi? Semoga kali ini kita berhasil ya, Commuters.. [][teks @tantedow/berbagai sumber | foto bgwallpaperhd.net & artofhustle.com]