}
Ajari Anak Berenang
Tips

Ajari Anak Berenang

by Dewi
Wed, 11-Jan-2017

Hai Commuters, mahmud dan ayah-ayah, sudah mulai ajak anaknya berenang belum? Berenang itu salah satu olahraga yang sekali dilakukan langsung kena ke banyak bagian dari tubuh kita lho. Hampir seluruh otot pasti bergerak, bagus buat paru-paru, sehat buat jantung dan juga tulang belakang.

Nah, daripada anak cuma diajak kecipak-kecipuk main air di kolam, mendingan diajarin berenang sekalian. Mau tau caranya? Coba baca langkah-langkah berikut ini deh, bisa untuk mulai usia anak 18 bulan..

1. Meniup di dalam air. Tunjukkan pada anak cara membuat gelembung di dalam air hanya dengan memasukkan setengah bagian kepala Anda dan tunjukkan bahwa itu menyenangkan. Jika sudah bisa, ajak anak untuk memasukkan lagi kepalanya hingga telinga berada di dalam air agar dia bisa mendengar bunyi gelembung tersebut. Langkah selanjutnya adalah mengajarkannya bagaimana mengambil nafas sebelum mulai meniup lagi. Ini untuk mengajarkan anak cara mengatur pernafasan.

2. Di kolam yang dangkal, seukuran pinggang atau dada anak lebih baik, berdirilah berhadapan. Ajak dia untuk bermain menangkap ikan. Luruskan kedua tangan ke depan, lalu bergantian tangan kanan dan kiri ditarik ke belakang melalui air seolah-olah ada banyak ikan yang dia kumpulkan. Setelah sampai di belakang, keluarkan tangan melalui udara dan ayunkan lagi ke depan. Yap, betul, ini adalah gerakan tangan untuk gaya bebas. Pastikan jari-jarinya rapat ya. Tanyakan padanya sudah cukup banyak kah ikan yang dia tangkap?

3. Pegang anak di bawah ketiaknya, posisikan menghadap Anda. Lalu Anda berjalan mundur di dalam air hingga tubuh anak menjadi horizontal di permukaan air. Perlahan-lahan tambah kecepatan Anda dan buatlah anak pelan-pelan merentangkan kedua tangannya ke depan dan kakinya lurus ke belakang. Ini bisa dilakukan sambil bercerita atau nyanyi bersama untuk mengurangi kegugupannya. Langkah ini untuk membiasakan anak pada posisi tubuh saat berenang.

4. Kemudian Anda bisa mengajarkan anak gerakan kaki gaya bebas. Anak bisa berpegangan pada Anda atau bisa juga berpegangan pada tepi kolam renang jika anak sudah lebih besar. Anda bisa meneriakkan “lampu hijau!” sebagai tanda untuk dia mulai menendang dan “lampu merah!” untuk dia berhenti menendang. Oya, jangan lupa ujung-ujung kakinya harus menunjuk lurus ya jangan ditekuk. Kemudian Anda bisa memberinya papan pelampung untuk belajar meluncur. Tentu saja dengan masih didampingi ya..

5. Untuk membuat anak terbiasa dan berani berenang sendiri cobalah ini: Anda berdiri kurang lebih 2 meter dari tepi kolam. Biarkan anak berdiri di atas lutut Anda sambil menghadap tepi kolam juga dan pegangi dia pada pinggangnya. Beri dia aba-aba untuk melompat dan kemudian dia harus berusaha untuk bisa meraih tepi kolam. Awalnya mungkin anak tidak langsung menggunakan tehnik berenang. Tapi perlahan-lahan, dan tentu saja dengan arahan Anda, pada akhirnya anak akan berenang dengan sendirinya. Setelah itu Anda bisa menambah jarak sedikit demi sedikit.

Nah, jika ingin anak Anda menguasai semua gaya renang, sebaiknya daftarkan dia ke kursus berenang yang sudah Anda cek dulu kredibilitasnya. Mungkin Anda ingin anak ikut kejuaraan? Tetep, cek dulu ke anaknya ya, itu passion dia atau bukan. [][teks @tantedow/todaysparent.com | foto todayparents.com & dgss.co.nz]