}
Tips Memotret Acara Pernikahan untuk Pemula
Tips

Tips Memotret Acara Pernikahan untuk Pemula

by Pohan
Tue, 25-Jul-2017

Fotografer pemula jangan takut menerima tawaran ini. Memotret pernikahan cuma butuh keberanian dan siap bertanggungjawab. Lakukan dengan maksimal dan intip tips berikut ini:

1. Persiapan

Ketahui waktu dan tempat pernikahan dari jauh-jauh hari sekaligus rundown acara. Sebelum hari H, kunjungi tempat acara supaya bisa datang tepat waktu untuk mempersiapkan peralatan memotret dan sebagainya.

2. Buat daftar foto

Rapat dengan calon pengantin untuk mengetahui hasil foto yang mereka inginkan dari mulai komposisi, sudut pengambilan gambar, sampai kualitas cetak foto. Jangan lupa dicatat supaya di hari H tidak canggung.

3. Gunakan lebih dari satu alat

Sebaiknya membawa dua kamera dengan dua lensa yang berbeda. Lensa sudut lebar untuk memotret interior dan foto grup. Lensa panjang untuk foto candid dan portrait. Dua kamera agar tidak kewalahan saat mengganti lensa.

4. Baterai dan kartu memori

Saat kamera dihidupkan, baterai dalam keadaan penuh, dan kartu memori 16GB kosong. Bawa setidaknya satu baterai cadangan yang sudah terisi penuh, serta kartu memori dengan kapasitas 8GB. Ini cukup aman.

5. Format RAW

Memang format RAW butuh proses lebih panjang pasca pemotretan namun pernikahan sekali seumur hidup. RAW sangat berguna karena memiliki fleksibilitas lebih tinggi dalam memanipulasi foto setelah pemotretan.

6. Memotret detail

Bukan cuma motret pengantin, keluarga, namun juga detil seperti cincin, pakaian, karangan bunga, meja penerima tamu, dan lainnya. Hal ini bisa menambah karakter album foto pernikahan saat dicetak.

7. Masukkan kesan humor

Acara pernikahan tidak melulu segala sesuatu yang resmi alias tegang. Pasti ada sisi tertentu yang menarik misalnya saat pengantin membetulkan rambut, atau sedang melepas alas kaki karena kelelahan.

8. Matikan suara deteksi auto focus kamera

Suara ini terdengar menganggu apalagi saat pembacaan doa. Ekspresi orang bisa mendadak berubah saat mendengarnya.

9. Variasi perspektif

Berusaha jadi kreatif dengan jepretan yang beda. Walau album foto biasanya memajang barisan gaya formal, pastikan untuk menyelipkan juga foto-foto dengan sudut dari bawah, atas, wide angle, dan lainnya.

10. Fill flash

Saat memotret di luar ruangan menggunakan teknik fill flash demi menghilangkan bayangan gelap dalam kondisi cahaya yang sangat terang, atau mengurangi kontras, dan mencerahkan gambar yang kabur.

11. Continuous shooting

Kamera yang memiliki fitur ini sangat bermanfaat. Gunakanlah! Kadang foto kedua dari urutan jepretan adalah foto terbaik.

12. Selamat bersenang-senang!

Luangkan waktu juga untuk tegur sapa dengan orang-orang yang kamu kenal di acara pernikahan tersebut. Pokoknya jangan stres. Segala sesuatu yang dilakukan dengan senang hati pasti hasilnya memuaskan! [][teks @pohanpow/tipsfotografi.net | foto brettmaxwellphoto.com, CreativeLive]