}
Celana Jins Robek
Tips

Celana Jins Robek

by Pohan
Wed, 20-May-2015

Celana jins robek atau Ripped Jeans mulai tren sejak tahun 1970. Model ini bernilai komersil di mata desainer. Sejumlah merek menjual dengan harga yang lumayan. Daripada beli, yuk kita bikin sendiri di rumah!

  1. Pilih celana yang mau diberi aksen sobek-sobek. Nggak perlu celana baru yang penting masih layak pakai. Celana yang agak usang memberikan efek robekan lebih real dan natural. Pilih juga celana dengan gradasi warna dari terang ke warna yang agak gelap.
  2. Pilih gaya robekan yang disukai. Apakah robekan dengan serat-serat halus atau robekan besar? Robekan yang banyak atau sedikit?
  3. Material yang dibutuhkan bergantung pada pilihan robekan. Misalnya, kalo pilih robekan yang tampak usang, materialnya adalah sabut besi, amplas dan batu apung. Kalo robekan yang besar, bakalan butuh gunting sama cutter. Jangan lupa, gunakan balok kayu kecil sebagai alas untuk ditaruh di bagian dalam celana supaya bagian belakang celana ngga ikutan sobek.
  4. Tentukan area robekan. Gunakan penggaris dan pensil untuk memberi tanda pada area yang mau dirobek. Tapi ingat, tandanya cukup berupa panjang dari robekannya. Kalo untuk lebar robekan dan detail robekan diingat saja.
  5. Masukkan balok kayu ke dalam celana, lalu gunakan alat abrasif [antara sabut besi, amplas, dan batu apung tadi] untuk digosokkan pada celana hingga jadi tipis dan mulai keluar serat-seratnya. Proses ini mungkin agak sedikit lama, tergantung ketebalan celana jins.
  6. Kendurkan serat-seratnya supaya robekannya tidak menganga. Gunakan cutter untuk menarik serat secara perlahan pada area yang udah digosok tadi. Tarik juga benang-benang putih yang menempel keluar. Hal ini membuat robekannya jadi lebih detail dan natural.
  7. Bisa juga menggunakan gunting untuk membuat lobang kecil, lalu robek celana pake tangan supaya lebih natural. Kalo robeknya pakai gunting, hasilnya bakal terlihat terlalu rapi dan nggak natural.
  8. Jahit sekeliling robekan dengan benang putih atau benang dengan warna yang sama dengan jins. Hal ini dimaksudkan untuk memperkuat celana, jadi robekannya nggak makin lebar ketika dipakai atau dicuci. [][teks @pohanpow | foto dok. micampusmag.co.za, fake-leather.com]