}
Saatnya Ngedapur!
Tips

Saatnya Ngedapur!

by Sherra
Fri, 22-May-2015

Coba cek deh tempat sampah di rumah, apakah banyak bungkus atau kaleng makanan instan? Kalau banyak.. wah itu menandakan Anda lebih sering mengonsumsi makanan yang tidak segar. Padahal percaya atau tidak, masak dan makan di rumah itu lebih bisa turunkan berat badan. Hmm.. coba simak aja yah tips di bawah ini..

  • Rencanakan menu makan
    Kadang Anda terlalu sibuk hingga akhirnya tidak punya waktu dan bingung menu yang akan dimasak untuk makan malam. Well, jangan langsung tergoda untuk menelepon makanan cepat saji. Cobalah rencanakan menu makanan rumah untuk seminggu dan belilah bahan-bahan yang diperlukan. Hal itu akan membuat menu makan Anda terorganisir dengan baik.
  • Masak banyak
    Ehmm.. ini maksudnya bukan masak untuk prasmanan ya.. Mungkin sulit bagi sebagian ibu rumahtangga yang juga bekerja untuk masak setiap hari. Pada akhirnya, banyak juga yang memasok makanan beku/ instan di rumah. Daripada seperti itu, lebih baik Anda siasati dengan memasak banyak makanan yang bisa dibekukan dan diolah kembali, seperti mengungkep ayam, ikan, atau membuat rendang.  
  • Musnahkan makanan olahan dan kurangi garam
    Berbagai macam makanan cepat saji atau makanan beku seperti keripik, sosis, kornet, nugget, dan lain sebagainya itu mengandung banyak sodium dan lemak jenuh. Jangan menyesal kalau sampai timbangan Anda teriak karena berat badan Anda naik. Garam atau makanan asin juga bisa menyebabkan peningkatan berat air dalam tubuh dan juga tekanan darah.
  • Hindari deep frying
    Anda bisa kok menikmati ayam krispi atau ikan tanpa digoreng. Panggang di atas wajan selama 10 menit setiap sisinya dengan 1 sdm minyak zaitun. Lalu panggang di dalam oven selama 15-20 menit dengan suhu 250 derajat.
  • Protein dan serat
    Selalu konsumsi makanan yang mengandung protein dan serat, misalnya daging tanpa lemak [dada ayam, ikan, steak sirloin], sertakan juga kacang-kacangan sebagai sumber serat untuk tubuh.
  • Hidangan penutup
    Setelah makan, rasanya pasti ingin makan yang manis-manis. Wah, Anda harus memiliki stok buah di dapur sebagai sumber serat dan nutrisi yang baik.
  • Bakar kalori saat masak
    Tenang, dapur juga bisa jadi tempat gym. Aktivitas saat masak pun bisa membakar banyak kalori. Misalnya, daripada mengaduk dengan mixer, Anda lebih baik aduk dengan menggunakan sendok kayu atau nyalakan musik dan masaklah sambil menari. Yihaaa..
  • Latihan mengukur bahan
    Saat memasak di rumah, Anda mungkin sulit mengukur takaran bahan yang terdapat pada resep masakan. Janganlah mengira-ngira, tapi gunakan gelas ukur atau sendok agar mendapat takaran yang tepat untuk makanan Anda.
  • Kurangi lauk
    Kunci untuk turunkan berat badan adalah dengan diet sederhana. Jadi, sebuah studi dalam jurnal Consumer Research menemukan bahwa orang akan makan 40 persen lebih banyak kalau diberikan banyak lauk daripada cuma satu jenis.
  • Ganti minyak Anda
    Minyak nabati lainnya tentu murah - tetapi Anda tidak melakukan sendiri setiap nikmat dengan menambahkan mereka ke troli Anda. Mereka tinggi omega-6 asam lemak, yang dapat menyebabkan peradangan jika tidak diimbangi dengan omega-3 yang sehat, pokok pantry. Bahkan kemudian menggunakannya hanya jika benar-benar diperlukan, karena masih tinggi kalori.
  • Makan bersama di rumah
    Kemana biasanya Anda makan bersama keluarga di luar? Biasanya kalori yang dikonsumsi saat makan di luar akan lebih banyak. Kalau ujung-ujungnya pergi ke restoran cepat saji, huumm.. supaya lebih seru, ajaklah anak-anak Anda untuk berpartisipasi untuk menyiapkan makan malam yang spesial.
  • Sajikan makanan di kompor
    Yep, daripada menyajikan makanan di meja makan, ternyata lebih baik kalau tetap berada di kompor atau dapur. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang tidak mau makan pizza, ternyata cenderung ingin makan ketika pizza berada di depan mata mereka. So, lebih baik letakkan buah atau sayur di meja, agar itulah yang akan terus Anda konsumsi. Demi berat badan turun lho.. [][teks @saesherra/mostread.in | foto berbagai sumber]