}
Tips Kelola Uang Aryo Ariotedjo: Nabung di Awal Gajian
Tips

Tips Kelola Uang Aryo Ariotedjo: Nabung di Awal Gajian

by Intern
Tue, 14-Aug-2018

Nama Aryo Ariotedjo mungkin tak asing di dunia bisnis dan teknologi. Pria 30 tahun itu merupakan pendiri dari GRUPARA Ventures dan CEO Freeware Spaces.

FYI nih Commuters, GRUPARA Ventures merupakan salah satu lembaga keuangan yang memberikan dana kepada perusahaan startup di bidang investasi digital dan non-digital. Sedangkan Freeware Spaces adalah perusahaan penyedia ruang kerja bersama [coworking space] yang memiliki konsep komunitas pertama di Jakarta.

Ternyata, sebelum menjadi pengusaha besar seperti sekarang, Aryo sudah memulai bisnis sejak duduk di bangku SMA. Saat kuliah, ia sempat membuat sebuah usaha kecil-kecilan mulai dari menjual kaos, tiket, hingga makanan. Pengusaha muda itu juga bercerita tentang bisnisnya yang sempat gagal kemudian berusaha bangkit kembali.

“Memang apa yang gue lakukan sekarang gak related [bisnis kuliah], tapi memang harus mulai dari hal-hal yang seperti itu dulu ya, buat ngerasain gagal gimana. Karena memang gue pernah gagal, pernah bangkrut bangun lagi, jadi harus ngerasain sih pentingnya berbisnis mulai dari kuliah,” ujar Aryo saat ditemui dalam perayaan ulangtahun Jenius, Sabtu [11/8].

Dalam memulai sebuah bisnis baru, Aryo menyarankan untuk menghindari tren dan mulai melihat kesempatan yang ada. Dengan mencari permasalahan yang ada di lingkungan masyarakat, kemudian menemukan solusinya, itulah yang ia sebut sebagai kesempatan. Selain itu, yang perlu diperhatikan dalam memulai bisnis baru adalah melihat pasar dan waktu yang tepat.

“Justru gue menghindari tren. Kita cari yang memang ada problem, kita solve dan apa susah dilakuin orang males. Kita juga harus ngeliat pasar ya, harus tau aja timing opportunity-nya gimana,” kata suami Saras Ariotedjo itu.

Sebagai seorang pebisnis yang berhubungan dengan finansial, Aryo tidak sungkan untuk membagikan tips nya seputar pengelolaan keuangan kepada para millenial. Ia menyarankan untuk menabung di awal waktu gajian, setidaknya 10% menabung, 10% investasi, dan 5% untuk liburan.

“Kadang orang kan kalo nabung tuh ‘oh nanti aja deh kalo emang ada duit sisa di belakang’. Yang paling bener kan memang uda di depan aja kita udah potong 10% untuk ditabung. Jangan lihat sisa, nanti nggak ada sisa pasti,” jelas lulusan Universitas Prasetya Mulya itu. [][teks & foto @amuspitasari]