}
7 Tips Olahraga Lari bagi Pemula
Tips

7 Tips Olahraga Lari bagi Pemula

by Yogira
Thu, 20-Aug-2015

Lari termasuk olahraga murah meriah. Tapi, kamu yang merasa masih pelari pemula,  jangan sampai kewalahan ya mendapatkan banyak informasi tentang lari. Santai aja. 

Nah, berikut adalah 7 tips dasar olahraga lari bagi pemula. Tips ini bagus jika kamu ingin jadi pelari andal.

1. Gunakan Sepatu yang Tepat

Gunakanlah sepatu yang dirancang khusus untuk lari. Ini demi kenyamanan dan mencegah dari risiko cedera. Idealnya sih, sepatu lari harus diganti setelah dipakai berlari dengan jarak tempuh 300-400 mil atau sekitar 500km.

2. Lakukan Pemanasan dan Pendinginan

Sebelum kamu olahraga lari sesungguhnya, pastikan pemanasan terlebih dahulu, misalnya berlari kecil atau jalan sambil menggerakkan anggota tubuh dengan santai agar bisa mengurangi stres pada jantung. Nah, setelah  kamu berlari dengan cepat, akhiri dengan pendinginan, setidaknya berjoging selama 5 menit, bisa juga dengan lari pelan atau berjalan saja.

3. Pelajari Tubuh Bagian Atas Secara Seksama

Coba perhatian lengan, bahu, leher, dan punggung. Rasakan, adakah bagian yang sakit? Kalau terasa sehat, usahakan postur tubuhmu diluruskan dan ditegakan. Kalau merasa enak, tinggal lari saja.

4. Jangan Kuatir dengan Kecepatan

Sebagai pelari pemula, sebaiknya kamu jangan terlalu mempermasalahkan seberapa cepat kemampuan larimu. Santai saja. Kamu bisa bisa mengujinya dulu berlari sambil ngobrol dengan rekanmu saat berlari. Ini bisa melatih pernapasanmu saat berlari.

5. Berlatih dengan Metode Run/Walk

Kebanyakan pelari pemula menggunakan metode Run/Walk karena mereka merasa kurang bugar atau mudah lelah kalau berlari dalam waktu lama. Nggak masalah, coba saja terus. Kamu bisa berlari cepat, lalu berjalan lagi secara bergantian.

6. Jangan Tergesa Tingkatkan Jarak Tempuh

Terkadang pelari pemula terlalu antusias ketika memulai berlari sehingga tergesa-gesa ingin mencapai jarak tempuh yang sudah ditentukan. Kamu lebih baik berlari secara terjadwal setiap minggu dan perlahan-lahan untuk meningkatkan jarak yang ditempuh.

7. Menarik Napas dengan Benar

Banyak pelari pemula menganggap saat berlari harus menarik napas hanya melalui hidup. Padahal bernapasa sebaiknya melalui hidung dan mulut untuk memastikan kamu mendapatkan cukup oksigen ke otot saat berlari. Mengambil napas dalam dalam dari perut pun baik juga saat kamu berlari karena bisa membantu memperingan rasa sakit kalau kamu mengalami cedera. [][teks @firza | sumber running.about.com | foto fsunshineandski.com, jennyhadfield.com]