10 Gunung Berapi Paling Berbahaya di Dunia
Travel

10 Gunung Berapi Paling Berbahaya di Dunia

by Pandu
Mon, 14-Sep-2015

Indonesia disebut sebagai negara yang berada di kawasan berbahaya. Maklum, dari sabang sampai merauke, menjulur garis cincin api, yang membentuk gunung-gunung berapi.

Meski begitu, cuma ada tiga gunung berapi paling berbahaya yang bersemayam di Indonesia. Sisanya? Simak aja.

Merapi

Gunung paling aktif se-Indonesia ini terletak di Yogyakarta. Sebelum meletus, roh bumi akan memberi peringatan agar warga waspada.

Yellowstone Caldera, USA

Di bawah keindahan Taman Nasional Yellowstone, ada kaldera yang sedang tertidur pulas. Sejarah mencatat, Yellowstone terakhir kali meledak 2,1 juta tahun lalu. 25.000 lebih besar daripada Krakatau.

Vesuvius, Italia

Setiap 20 tahun sekali, Gunung Vesuvius meledak. Pada tahun 79, ledakan gunung ini sampai menghncurkan kota berkebudayaan tinggi, Pompeii.

Popocat├ępetl, Meksiko

Jaraknya cuma 56 Km dari kota Meksiko. terhitung sejak 1519, gunung ini telah meledak 20 kali. Yang terakhir tahun 2000, beruntung tak ada korban jiwa.

Sakurajima, Jepang

Setiap tahun gunung Sakurajima bererupsi. Pengamat menyebut gunung ini sebagai kembaran dari Vesuvius. Erupsi tahun 1914 mampu melebarkan luas pulau ini.

Anak Krakatau

Ledakan gunung Krakatau pada tahun 1883 kekuatannya 30.000 lebih kuat daripada bom atom yang jatuh di Hiroshima. Gunung ini bahkan sampai ikut hancur. Menyisakan sedikit bagian yang disebut Anak Krakatau.

Galeras, Kolombia

Percaya atau tidak, gunung ini telah berumur 1 juta tahun. Baru tahun 1988 lalu gunung ini kembali aktif. Sejak itu, setiap tahun Galeras bererupsi.

Nyiragongo, Kongo

Ini adalah gunung paling aktif di wilayah Afrika. Tahun 1977 lalu, gunung ini meletus dan memuntahkan lava berkecapatan 96 km/jam.

Ulawun, Papua Nugini

Di ujung Papua, Ulawun adalah gunung paling aktif. Sejak tahun 1700, ada 22 erupsi kecil. Tapi mengingat tinggi dan aktivitasnya, pengamat menyebut erupsi besar gunung ini bisa mencapai radius 100km.

Tambora, Indonesia

Erupsi gunung ini pernah mencapai skala 7 di tahun 1815. Semula ketinggian gunung ini mencapai 4.000 mdpl. Karena letusan hebat, tinggal tersisa setengahnya 2.850 mdp.

[][teks @HaabibOnta/berbagai sumber | foto istimewa]