7 Lokasi Distrik 'Lampu Merah' di Asia
Travel

7 Lokasi Distrik 'Lampu Merah' di Asia

by Pandu
Sat, 21-May-2016

Di setiap kota metropolitan, pasti selalu ada sebuah distrik yang secara khusus dibangun untuk orang dewasa. Distrik yang tentu saja terlarang untuk anak di bawah umur karena di situ bukan tempat untuk main petak umpet.

Pelancong menyebutnya sebagai Red Light District [Distrik Lampu Merah] atau KBT [silakan cari sendiri artinya]. Segala macam hiburan singkat untuk pekerja depresi tersedia. Tinggal dipilih-dipilih.

1. Geylang, Singapore

Jalanan sepanjang 3 km ini penuh dengan klub-klub malam dan juga losmen. Kalau nggak dapat sewa apartemen dari anak kuliah, di sini juga banyak kamar kosong. Oia, Geylang juga terkenal dengan bubur kaki kataknya.

2. Kabukicho, Tokyo

Setiap klub punya tema masing-masing. Pelayannya bisa pakai kostum macam suster, dokter, sekertaris, atau vampire. Distrik ini seperti merayakan hari Halloween setiap malam. Tapi justru di situ nilai jualnya.

3. Soi Cowboy, Bangkok

Pasang mata baik-baik, jangan sampai salah ajak ngobrol. Bisa jadi itu adalah pria kemayu. Kalau nggak ada masalah sih, ya nggak apa-apa. O ya, jangan sekalipun kamu ngobrol soal politik di sini, kamu bisa ‘ngamar’ di penjara.

4. Bukit Bintang, Kuala Lumpur

Dalam satu distrik berkumpul orang China, Thailand, Myanmar, Filipina, dan Indonesia. Hidup rukun dan tentram, bekerja sebagai tenaga kerja asing. Primadonanya adalah tenaga kerja asal china.

5. Wan Chai, Hong Kong

Selama masih terang, Wan Chai tidak lebih dari distrik ekonomi biasa. Tapi ketika gelap, barulah hingar-bingar klub malam terasa. Kawasan ini disinyalir jadi praktik perdagangan manusia. Jadi yaa berhati-hatilah.

6. Kings Cross, Sydney

Distrik lampu merah sekaligus lokasi kamar murah untuk backpacker. Asalkan nggak kegoda aja sih, aman. Di distrik ini juga ada air mancur El-Alamein yang terkenal.

7. Mangga Besar, Jakarta