Mencium Wangi Green Canyon
Travel

Mencium Wangi Green Canyon

by Pohan
Wed, 14-Dec-2016

Vakansi ke tempat wisata menjadi salah satu pilihan yang tepat untuk mengensampingkan jenuh bekerja. Setelah menyambangi Karimunjawa Agustus lalu, kami melakoni body rafting di Green Canyon, Pangandaran.

Jasa biro perjalanan wisata yang kami pilih Indoribu Tour & Travel. Peserta rombongan tak sampai 15 orang bertolak pada Jumat malam dari Semanggi menuju Pangandaran menggunakan kendaraan minibus.

Kami mempersiapkan diri untuk melakukan body rafting dengan sarapan pagi nasi goreng di sana. Pemandangan di tempat makan sawah nan hijau serta pohon kelapa ditambah langit cerah yang menjadi penyemangat.

Selesai makan kami berganti pakaian. Peralatan yang diperlukan untuk body rafting seperti memakai helm, life jacket, dan sepatu karet khusus. Kami mendapat pengarahan langsung dari Guha Bau Body Rafting supaya peserta tidak mengalami hal-hal yang tidak diinginkan.

“Basicnya harus bisa berenang. Cuma kalau yang nggak bisa berenang minta dipandu aja,” kata laki-laki berbaju bertuliskan Pangandaran Adventure itu.

Tak lama kami menuju ke Guha Bau Body Rafting Base Camp menggunakan mobil bak terbuka. Lintasan anak tangga memberikan pertanda kamera dan peralatan yang tidak diperlukan masuk ke dalam dry bag. Petualangan dimulai!

Tantangan perjalanan body rafting ini tak lain menyusuri tebing. Kamu harus memiliki kondisi fisik yang baik. Di suatu spot melompat dari ketinggian 4 meter. Bahkan ada yang lebih tinggi pada spot terakhir. Namun, peserta tidak ada yang melakukannya.

Dalam perjalanan kami beristirahat dua kali. Ada teman seperjalanan yang  beruntung berfoto dengan kupu-kupu cantik. Hal menarik lainnya, ada gelas minuman yang  terbuat dari bambu.