5 Ekspedisi Everest Paling Tersohor
Travel

5 Ekspedisi Everest Paling Tersohor

by Pandu
Thu, 04-May-2017

Awalnya penaklukan puncak-puncak dunia adalah bagian dari politik mercusuar yang diluncurkan negara-negara di Eropa. Demi menunjukkan keunggulan di antara yang lain. Sederhananya, supaya bisa pamer negara mana yang lebih kuat.

Maka ekspedisi menaklukan puncak dunia, masuk ke dalam agenda pemerintahan. Pendakian ke puncak Everest dimulai tahun 1921. Ketika itu belum ada jalur pasti, semua masih meraba jalur yang pas. Tentu saja risiko jauh lebih tinggi, berani mendaki berarti siap mati.

Inilah kelima cerita itu..

1. Ekspedisi Mallory - 1924

Ini adalah percobaan kedua Mallory dan Irvine setelah gagal di 1922. Debut mereka memakan 7 korban porter. Sedang yang kedua, mengambil nyawa Mallory dan Irvine. Jasad Mallory ditemukan dekat puncak tahun 1999 berupa mumi. Sementara Irvine masih belum ditemukan.

2. Puncak Perdana - 1953

Edmund Hillary adalah manusia pertama yang mencapai puncak Everest. Jalur yang ia gunakan dipakai untuk pendakian saat ini. Karena terbilang aman. Hillary ditemani Tenzing Norgay, orang Nepal yang ikhlas memberi gelar 'manusia pertama'.

3. Pendakian Solo - 1980

Orang paling edan dalam sejarah pendakian, Reinhold Messner. Dia berhasil mendaki solo dan tanpa botol oksigen ke Puncak Everest. Dia juga membuka jalur baru untuk pendakian solo lewat The Great Couloir.

4. Bencana Everest - 1996

Sepanjang sejarah Everest ini adalah yang terburuk. Sebanyak 15 orang wafat dalam satu hari. Akibat dihantam badai ketika turun usai summit. Rob Hall, salah satu korban, sempat menelpon istrinya via telepon satelit. Ia bilang, "Tidurlah yang nyenyak, sayang. Tak perlu kuatir."

5. Summit Tercepat - 2004

Pemba Dorjie adalah pendaki tercepat naik dan turun Everest. Tercatat cuma 8 jam 10 menit untuk menuntaskan puncak tertinggi dunia. Itu juga ia lakukan secara solo. Edan! [][teks @haabib_onta | foto wikimedia]