}
Sejarah Sepanjang Rel [Bagian 2]
Trivia

Sejarah Sepanjang Rel [Bagian 2]

by Pandu
Fri, 30-Oct-2015

Sebelum tulisan ini, kami telah memuat tulisan "Sejarah Sepanjang Rel Bogor-Kota". Nah, yang ini adalah babak kedua. Trek berbeda, mulai Warung Buncit yang berujung di Jatinegara. 

Tiap stasiun punya cerita lalu yang terabaikan. Kami angkat lagi supaya tidak benar-benar terlupakan terkubur beton.


1. Warung Buncit

Warung Buncit berasal dari nama seorang keturunan Cina yang memiliki warung serba ada di kawasan itu, bernama Koh Bun Tjit. Lokasi warungnya dipercaya di tempat KFC sekarang berdiri.

2. Sudirman

Diberikan untuk mengenang jasa Panglima Besar Jenderal Sudirman setelah perang kemerdekaan. Baru tahun 2003, Patung Sudirman dipasang di lokasi tersebut.

3. Karet

Dulunya wilayah perkebunan karet milik etnis China bernama Tieng Shin, karena orang pribumi susah nyebutnya jadi sering disingkat Tengsin. Sekarang wilayah ini padat pemukiman.

4. Tanah Abang

Di zaman Kolonial VOC, tempat ini dinamakan Denabang. Sementara orang Jawa tempo dulu menyebutnya Tanah Abang, karena masih berupa tanah merah. Dalam bahasa Jawa, merah itu dibilang abang.

5. Duri Kepa

Di kawasan ini dulu banyak tumbuh pohon kepa. Orang Betawi menyebut buah itu gohok dan orang Jawa menyebut gowok atau dompyang.

6. Angke

Dinamai menurut nama seorang panglima perang Kerajaan Banten, yakni Tubagus Angke. Dia berhasil merebut Sunda Kelapa dari pendudukan pasukan Portugis.

7. Kampung Bandan

Kampung ini merupakan penampungan budak dari Pulau Banda, Maluku tahun 1621. Seiring waktu, kampung disebut sesuai nama daerah asal para budak-budak itu.

8. Rajawali

Stasiun Rajawali merupakan pertemuan rel kereta api dari arah Stasiun Senen dan Tanjung Priok. Ditambahkan atap di atas peronnya agar para pengguna KRL tidak basah kuyup karena hujan.

9. Kemayoran

Dulunya Kemayoran adalah sebuah bandar udara. Maka itu jalanan daerah ini lebih besar daripada yang lain karena bekas landasan pacu pesawat. Ditutup sejak 1 Juni 1984.

10. Pasar Senen

Karena sejak tahun 1801, Pasar di sini cuma beroperasi di hari Senin, sesuai kebijakan yang ditetapkan oleh Kolonial VOC. Hingga saat ini, nama tersebut masih melekat.

11. Gang Sentiong

Sentiong dalam dialek Betawi berarti kuburan Cina. Di tempat ini memang ada rumah peristirahatan sekaligus Klenteng Wan-jie Si yang telah ada sejak abad ke-18.

12. Salemba

Sebelum dikenal sebagai Salemba, kawasan ini pernah disebut Jalan Daendels dan Kawasan Struys. Tergantung siapa penguasanya ketika abad ke-18.

13. Pondok Jati

Daerah ini jadi kawasan gudang pohon jati dari Jepara pada zaman kolonial VOC sebelum dioper lagi ke daerah Klender untuk dijadikan meubel.

14. Jatinegara

Asal usul nama Jatinegara diambil dari Jatina Nagara yang berarti simbol perlawanan Kesultanan Banten terhadap kolonial VOC. Pada abad ke-17 daerah ini wilayah keresidenan Sultan Banten. [][teks @Haabib/berbagai sumber | foto summso]