}
Penyu, Telur, dan Tukik
Trivia

Penyu, Telur, dan Tukik

by Sherra
Mon, 06-Jun-2016

Seperti makhluk Tuhan yang lain, ada masanya penyu berkembang biak. Ya, penyu jenis tempayan [loggerhead] atau penyu hijau bisa bertelur 2-5 kali per tahun, biasanya pada interval 2-3 minggu. Sedangkan Penyu belimbing [leatherback] akan bertelur 7-10 kali per tahun dengan interval 10 hari.

Namun, penyu belimbing tidak akan bertelur setiap tahun, melainkan tahun pertama atau tahun ketiga. Tergantung pada seberapa baik mereka makan selama setahun.

Saat menjelajah lautan, penyu betina dapat melakukan perjalanan jarak ribuan mil untuk menemukan tempat mereka lahir atau bersarang sebelumnya. Menurut teori, mereka dapat mendeteksi sudut dan struktur dari magnet bumi saat dilahirkan. Itulah alasannya mereka bisa menemukan pantai sebagai tempat mereka dulu dilahirkan.

Penyu betina selalu menepi ke pantai pada malam hari saat kondisi pantai gelap dan sunyi. Mereka akan menggali beberapa lubang sebelum memutuskan lokasi yang cocok untuk bertelur. Ini dilakukan untuk mengelabui musuhnya.

Penyu dapat mengeluarkan sebanyak 150 lebih telur dalam satu kali bertelur. Jumlah telur tergantung pada spesies. Rata-rata untuk penyu tempayan dan penyu hijau sekitar 100-110 telur berukuran bola ping-pong. Penyu belimbing menelurkan sekitar 90 telur berukuran bola tenis.

Semua telur penyu kulitnya kasar dan agak lunak. Sehingga cenderung penyok dan bukan pecah ketika jatuh ke lubang telur. Setelah selesai, penyu akan menutup lubang, lalu pergi ke laut dan tidak akan kembali untuk melihat telur-telurnya lagi.

Inkubasi telur

  1. Waktu inkubasi disesuaikan dengan spesies, ukuran sarang, suhu dan kelembaban di sarang.
  2. Waktu inkubasi untuk sebagian besar spesies adalah 45 sampai 70 hari.
  3. Penelitian menunjukkan bahwa jenis kelamin embrio bergantung pada suhu inkubasi. Suhu rendah pada sarang cenderung menghasilkan lebih banyak tukik [bayi penyu] jantan dan suhu tinggi cenderung menghasilkan lebih banyak perempuan.

Penetasan telur

  1. Penyu laut menetas di sepanjang tahun tetapi sebagian besar pada musim panas.
  2. Tukik menggunakan carbuncle [egg-tooth], yakni semacam kulit keras yang membentuk di moncong mulut ketika bayi lahir dan akan melunak lagi bila penyu tumbuh ke dewasa. Itu dipakainya untuk merobek kulit telur.
  3. Setelah menetas, tukik mungkin memakan waktu 3-7 hari untuk menggali jalan mereka ke permukaan.
  4. Tukik biasanya menunggu sampai malam untuk keluar dari sarang agar bisa mengurangi perhatian predator siang hari. Mereka meninggalkan sarang dan pergi ke air berkelompok. Jika suhu permukaan pasir terasa panas, tandanya adalah siang hari. Ia akan menggali lagi saat pasir terasa dingin yang menandakan malam hari.

Bagaimana tukik bisa menemukan laut?

  1. Tukik akan mendatangi sumber cahaya begitu mereka muncul di permukaan pasir. Saat malam mereka menemukan jalan ke pantai dengan bantuan cahaya bulan memantul di permukaan laut. Ini adalah insting. Mereka tidak dapat membedakan antara terang bulan dan sinar lampu.
  2. Selama merangkak ke laut, tukik tersebut dapat mengatur kompas magnetik internal sebagai navigasi jarak ke pantai.

Ketika tukik mencapai ombak, mereka menyelam ke gelombang dan mengikuti arus ke laut. Mereka berenang terus menerus selama sekitar 24 sampai 48 jam setelah memasuki air. Selama itu, bayi penyu terbawa ke air yang lebih dalam dan rentan terhadap predator. Selama tahun pertama, banyak spesies penyu yang jarang terlihat. Tahun pertama ini dikenal sebagai "tahun yang hilang".

Para peneliti umumnya sepakat bahwa sebagian tukik menghabiskan tahun pertama dengan hidup di samudera sebelum akhirnya muncul di daerah pesisir. Meskipun pola migrasi tukik selama tahun pertama sudah lama menjadi teka-teki, sebagian besar peneliti percaya mereka mengikuti arus permukaan yang ada atau menetap dalam rumput laut yang mengambang agar mereka dapat menemukan makanan. [][teks @saesherra/seaworld.org, berbagai sumber | Ilustrasi RianSaputra | Ilustrasi 3D Syaiful Fathah]