}
Makanan Sehat yang Beracun
Trivia

Makanan Sehat yang Beracun

by Sherra
Fri, 24-Apr-2015

Percaya nggak sih, makanan yang sering kita konsumsi sebenarnya mengandung racun? Kira-kira, apa aja ya makanan yang ternyata menyimpan racun di dalam badan lezatnya?

Jamur
Jangan sia-siakan hidupmu hanya karena jamur! Bukan jamur di badan, tapi jamur liar yang sulit untuk diketahui soal keamanannya. Dari sekitar 5.000 jenis jamur yang ada di dunia, 100 di antaranya beracun, bahkan mematikan. Kalau mau menyantap jamur, lebih baik beli di supermarket atau pasar aja. Jangan asal main ambil sendiri kalau nggak tau banyak soal jamur yang aman.

Cabai
Penggemar kuliner pedas jangan kaget dulu. Cabai terasa pedas karena ada senyawa kimia yang disebut capsaicin. Nah, kalau dikonsumsi secara berlebihan, efek keracunan yang bakalan muncul adalah sakit perut, gatal-gatal, dan dalam kasus paling parah, bisa berakhir pada kematian. Kok seram ya?

Beras
Ternyata, sebuah penelitian mengungkapkan, satu dari lima kemasan beras panjang Amerika mengandung zat beracun dengan tingkat berbahaya. Bahkan penelitian lainnya menemukan kandungan arsenik dalam susu beras dan beras bayi. Weuh..

Biji Pala
Biji pala mengandung zat beracun miristisin yang dapat digunakan sebagai obat bius atau campuran obat-obatan. Biji pala dapat menyebabkan halusinasi kalau dikonsumsi dengan porsi sedang. Biji pala dapat menyebabkan kejang, berdebar-debar, mual, dehidrasi, dan kematian kalau dikonsumsi dalam jumlah besar. Meskipun begitu, miristisin sangat bermanfaat untuk mencegah terbentuknya tumor.

Apel
Hei ! ini 'kan buah yang sehat, kok beracun? Tunggu dulu... Apel non organik biasanya dilapisi dengan bahan kimia pestisida dan fungisida agar mencegah serangga. Nah, beberapa di antaranya akan meresap ke dalam daging apel. Makanya, sebaiknya kupas kulitnya sebelum dimakan. Selain itu, biji apel mengandung sianida yang akan keluar jika dikunyah atau dihancurkan. Kalau semua biji apel dimakan sih, nggak akan mematikan, tapi lebih baik jangan coba-coba makan biji apel dalam jumlah tertentu. Apalagi ikut masuk blender saat dijus.

Kentang
Memang, jarang ada kasus soal kematian karena makan kentang. Tapi, kentang yang warna kulit dan matanya sudah kehijau-hijauan karena zat beracun glycoalkaloids dan mengandung tingkat senyawa solanin yang tinggi. Solanin dapat mempengaruhi saraf dan sistem pencernaan. Hasilnya? Bisa sakit kepala, lemas, diare, muntah, dan lain-lain. Nah, jangan sampai mengolah kentang yang udah berwarna hijau dan tumbuh tunas, ya.

Almond
Hemm, ini salah satu biji-bijian yang enak dan cocok buat yang sedang diet. Tapi sayang, dia harus masuk ke dalam list makanan beracun. Sama seperti apel, almond sebenarnya mengandung sianida. Makanya, almond harus dipanaskan dahulu dengan dipanggang agar racun sianida keluar, barulah dimamam.

Mede
Kacang mede mentah yang biasanya dibeli sebenarnya udah diproses dengan dikukus. Hal itu dilakukan untuk mengeluarkan racun urushiol. Meskipun jarang  ada kasus soal keracunan karena kacang mede,  orang-orang pabrik yang bekerja untuk memisahkan kacang mede dari kulitnya kadang mengalami efek samping dari racun urushiol.

Tomat
Tenang, buah tomatnya sih nggak beracun, tapi daun dan rantingnya mengandung glycoalkaloid yang bisa mengakibatkan sakit perut dan gugup. Daun dan ranting tomat bisa digunakan dalam memasak, tapi jangan dimakan ya..

Cheri
Percaya nggak percaya, buah yang biasanya jadi hiasan di gelas atau kue blackforest ini ternyata menyimpan racun hidrogen sianida di dalam bijinya. Kalau biji buah cheri terkunyah atau hancur, racun tersebut akan keluar dan bisa mengakibatkan pusing, kebingungan, cemas, dan muntah. Racun yang masuk ke tubuh dalam dosis besar bisa mengakibatkan kesulitan bernafas, kenaikan tekanan darah dan detak jantung, gagal ginjal, koma, bahkan kematian.

Ikan Kembung/Buntal
Di Jepang, ikan ini dikenal dengan nama Fugu. Ikan buntal ini mengandung tetrodotoksin, yaitu racun yang 1.200 kali mematikan dari sianida. Makanya, cuma koki yang terlatih dan bersertifikat yang boleh mengolah ikan ini. Menurut data, dari 338 kasus keracunan, 23 orang tewas keracunan. Hmm.. walaupun beracun, daging ikan buntal ini sangat enak dan mahal lho! Mau coba? Di Jepang ada pusat makanan ikan fugu, tepatnya di daerah Shimonoseki.

Singkong Karet
Singkong karet mengandung sianida. Untuk menghilangkannya, harus direndam dan dikeringkan dengan benar. Sebenarnya nggak berbahaya, tapi kalau salah satu proses pengolahan tersebut dilewatkan, akan timbul masalah. Singkong menjadi makanan pokok masyarakat Afrika dan banyak warga miskin menderita keracunan sianida. 

Biji Jarak
Nggak perlu diragukan, biji jarang punya banyak manfaat kesehatan. Tapi kalau biji jarak yang mentah dikonsumsi? Wah.. jangan ya. Biji jarak yang dikunyah dan ditelan mentah bisa berbahaya karena mengandung senyawa risin yang beracun. Penelitian mengungkapkan bahwa biji jarak ada adalah salah satu unsur persenjataan dan sudah digunakan oleh agen rahasia dan komplotan pembunuh.

Wah, kalau kurang hati-hati ternyata beberapa makanan yang dikira aman bisa berbahaya. Nah, kalau yang berikut ini adalah makanan beracun yang ada di belahan dunia..

1. Keju Belatung
Eughhh.. dari namanya aja udah bikin ilfeel. Selain menjijikan, keju susu domba ini bisa sebabkan sakit perut, muntah-muntah, diare dan intestinal myiasis atau penyakit usus, bahkan kematian. Keju ini dilarang dikonsumsi di Uni Eropa, namun dapat ditemukan di pasar gelap di Sardinia, Italia. Di daerah asalnya, keju ini bernama carzu marzu yang memiliki arti keju busuk. Namun, penduduk Sardinia nggak pernah merasakan efek dari keju ini. Kok bisa ya?

2. Bullfrog
Siapa yang suka makan katak? Hemm.. Katak raksasa ini termasuk predator Afrika yang banyak dijadikan makanan di negara Namibia. Ugh! Katak khas daerah ini penuh dengan racun yang bisa menyebabkan gagal ginjal, bahkan mengundang maut. Meski begitu, masyarakat lokal mengatakan bahwa bullfrog aman dikonsumsi kalau hewan ini sudah kawin. Taunya dari mana ya?

3. Buah Ackee
Buah asal Jamaika ini mengandung racun saat masih mentah dan bisa bikin pemakannya muntah bahkan pendarahan. Serem ya? Nah, makanya buah ini harus benar-benar matang sebelum dikonsumsi.  

4. Bayi Gurita
Bayi gurita atau dalam bahasa Korea, Sannakji adalah hidangan mentah di Negeri Gingseng. Sebenarnya sih nggak beracun. Tapi makanan yang muat dalam satu suapan ini bisa bikin sesak nafas karena tersedak atau macet di kerongkongan cuma karena cara makan yang salah. Tentakel bayi gurita ini rupanya masih aktif. Nah, cara terbaik untuk menyantapnya adalah dengan makan sedikit-sedikit, kunyah seratus kali hingga halus, lalu ditelan. [][teks @saesherra/berbagai sumber | foto berbagai sumber]