}
Pejuang Nasib Buruh [Part 2]
Trivia

Pejuang Nasib Buruh [Part 2]

by Pandu
Tue, 28-Apr-2015

Hari Buruh adalah hasil perjuangan panjang dari kelas pekerja yang menuntut kesejahteraan. "May Day" adalah istilah untuk peringatan momen itu, yang jatuh setiap 1 Mei. Para buruh pun merayakannya dengan penuh suka cita, halal berorasi di jalan, mengungkapkan hak dan permintaan.

Perjuangan panjang dari tahun 1882 sampai kini bukan tanpa tumpah darah. Tangan besi penguasa yang represif  mengakibatkan nyawa-nyawa tak berdosa tumbang. Bahkan, serikat buruh sempat menjadi pohon bonsai yang tak bisa tumbuh subur.

Meski begitu, perjuangan terus berkobar. Tapi ada yang harus berani tampil di barisan depan. di antaranya adalah pejuang para nasib buruh, baik yang aktif di lapangan, maupun kursi parlemen. Sebagian dari mereka adalah:  

Henk Sneevliet - Ia adalah warga Belanda yang bekerja sebagai wartawan di Indonesia. Selama tinggal di Surabaya, Sneevliet aktif mendirikan serikat-serikat buruh bersama Semaun. Pria ini juga yang membuat pondasi awal PKI.

Lucy Parsons - Istri Albert Parsons ini adalah orator legendaris. Ia yang membakar semangat para demonstran di lapangan Haymarket. Ia dan Albert dihukum mati akibat dituduh melakukan pengeboman.

Albert Parsons - Pria ini yang menuntut pengurangan jam kerja buruh. Dari 20 jam menjadi 8 jam sehari. Albert juga yang menjadi penggagas Demo Haymarket.

Matthew Maguire dan Peter J McGuire - Kedua orang ini adalah penggagas pertama kali hari buruh. Pada tahun 1882 keduanya mengorganisir pemogokan buruh yang menuntut adanya hari buruh di Amerika. [][teks @HaabibOnta | foto d.lib.ncsu.edu]