}
10 Logam Mulia di Dunia
Trivia

10 Logam Mulia di Dunia

by Sherra
Fri, 19-Jun-2015

Nggak heran sih, logam seperti emas dan perak berharga mahal. Logam tersebut sulit didapatkan di alam. Misalnya aja emas di pertambangan, mesti dipisahkan antara emas dan tanah. Bahkan kadaang emas pun bercampur dengan logam lainnya. Tapi ternyata, logam berharga bukan cuma emas dan perak lho. Nah, berikut adalah 10 logam yang paling berharga di dunia.

1. Emas

Salah satu logam yang paling diketahui orang. Warnanya kuning, mengilat, berat, lembek, lunak, dan elastis. Selain dibuat dalam bidang keuangan di banyak negara dan perhiasan, emas juga digunakan sebagai komponen elektronika, perisai radiasi, dsb. Negara-negara penambang emas terbesar di dunia meliputi; Afrika Selatan, Amerika Serikat, Australia, dan Tiongkok. Sedangkan di Indonesia, kandungan emas paling banyak adalah di Papua.


2. Platinum

Sama seperti emas, platinum juga banyak diketahui orang. Warnanya keperakan dan tahan terhadap karat. Platinum biasanya digunakan untuk peralatan laboratorium termometer platinum, peralatan kedokteran gigi, perhiasan, persenjataan, dan sebagainya. Platinum ditemukan di Afrika Selatan, Rusia, Kanada, dan negara-negara lainnya.


3. Rhodium

Rhodium berwarna keperakan, tahan dari karat, sangat reflektif, dan memiliki titik leleh tinggi. Biasanya digunakan untuk penyempurnaan perhiasan, lampu sorot, cermin, mesin turbin pesawat dan dalam bidang otomotif. Penghasil utama rhodium dunia adalah Afrika Selatan dengan persentase 60% terhadap pasokan rhodium dunia. Sedangkan penghasil kedua adalah Rusia.


 4. Iridium

Iridium adalah logam yang sangat keras, rapuh, berwarna keperakan. Iridium adalah elemen kedua terpadat setelah Osmium yang banyak ditemukan di kerak bumi dan meteorit. Iridium ditemukan pada tahun 1803 oleh Smithson Tennant. Cadangan terbesar Iridium di dunia berada di Afrika Selatan.


5. Palladium

Palladium termasuk dalam platinum group metals [PGMs] bersama dengan platinum, rhodium, ruthenium, iridium dan osmium. Berwarna putih keperakan dan berkilau serta memiliki titik leleh terendah di antara logam-logam tersebut dan merupakan yang terpadat. Palladium juga digunakan dalam bidang elektronika, kedokteran, pemurnian hidrogen, pengobatan, otomotif, dan lain sebagainya.


6. Osmium

Osmium adalah logam berwarna abu-abu kebiruan atau hitam kebiruan. Bertekstur keras, rapuh, padat dan tahan terhadap karat. Osmium jarang digunakan dalam keadaan murni, ia sering dicampurkan dengan logam lainnya. Biasanya campuran Osmium tersebut digunakan untuk ujung pulpen, deteksi sidik jari, pewarnaan jaringan lemak mikroskopi optik, alat pacu jantung dan penggantian katup paru-paru. Cadangan terbesar osmium berada di Afrika Selatan, Kanada, dan Rusia.


7. Rhenium

Rhenium berwarna putih keperakan dan memiliki titik leleh tinggi. Rhenium merupakan salah satu logam terpadat setelah platinum, iridium dan osmium. Rhenium biasa digunakan untuk membuat bagian-bagian dari mesin jet dan sebagai katalis platinum-rhenium. Cadangan terbesarnya berada di Chili yang merupakan produsen utama rhenium serta di Amerika Serikat, Peru, dan Kazakhstan.


8. Ruthenium

Ruthenium bersifat sangat keras dan berwarna putih keperakan. Ruthenium sangat jarang ditemukan di dunia dan merupakan bagian kecil dari bijih platinum. Biasanya ruthenium digunakan pada alat-alat elektronik untuk mengatasi karat yang sering terjadi pada logam lainnya. Ruthenium bisa ditemukan di negara Rusia, Amerika Serikat, Kanada dan Afrika Selatan.


9. Perak

Perak adalah logam transisi yang berwarna putih lembut keabu-abuan dan mengkilap. Perak telah lama dinilai sebagai logam mulia dan banyak digunakan sebagai perhiasan, ornamen-ornamen, mata uang, katalisis reaksi kimia, bahan refleksi di cermin, dan lain sebagainya. Cadangan perak dunia dihasilkan di negara-negara; Peru, Bolivia, Meksiko, Australia, Polandia, Chili, Argentina, Kanada, dan negara lainnya di dunia.


10. Indium

Indium adalah logam berwarna putih keperakan, sangat lembut, dan memiliki titik leleh rendah. Pada Perang Dunia II, indium banyak digunakan sebagai bantalan mantel dalam pesawat terbang. Produsen terbesar indium ada di British Columbia, Kanada. Sementara produsen terkemuka indium berada di Tiongkok. Selain itu produsen indium lainnya berada di Bolivia dan negara lainnya.

[][teks @saesherra/anashir | foto berbagai sumber]